Cek Rute Anda! Puluhan Jalan Rusak Jateng Diperbaiki Total 2026
SEMARANG, Jatengdata.com – Gubernur akhirnya merilis daftar rute jalan rusak Jateng diperbaiki pada tahun 2026 ini. Merespons keluhan viral warga, pemerintah provinsi melarang keras praktik tambal sulam aspal yang selama ini kerap mengancam nyawa pengendara.
Gubernur Ahmad Luthfi langsung mengeluarkan instruksi tajam menyikapi proyek jalan provinsi 2026. Ia melarang keras metode perbaikan sementara yang kerap merugikan masyarakat pengguna jalan raya.
Setiap laporan infrastruktur hancur di media sosial wajib menjadi bahan evaluasi utama para pejabat. Pemerintah daerah mencabut toleransi terhadap pelaksana proyek yang bekerja di bawah standar.
“Balai dan dinas harus memperhatikan hal ini. Begitu tim lapangan menemukan jalan berlubang dan rusak berat, mereka wajib menjadikan lokasi itu sebagai prioritas penanganan. Kontraktor harus mengerjakan proyek secara profesional, jangan asal-asalan,” tegas Luthfi.
Pemerintah menetapkan tingkat kerusakan aspal yang parah sebagai target penanganan nomor satu. Pemprov Jateng bahkan terus mengawal usulan bantuan pusat agar percepatan pembangunan ini tuntas tanpa hambatan finansial.
Rute Jalan Rusak Jateng Diperbaiki Total
Dinas PUPR Jawa Tengah telah memetakan puluhan lokasi strategis dan akan segera membongkar jalur tersebut secara serius. Proses peningkatan infrastruktur ini menyebar merata melintasi berbagai kabupaten krusial penopang ekonomi.
Rute utama yang masuk radar mencakup jalan Wiradesa-Kajen, Wanayasa-Kalibening, dan Brigjen Sudiarto. Pemerintah juga memasukkan jalur ramai lain seperti Jepara-Keling, Kudus-Colo, hingga Todanan-Ngawen ke dalam agenda eksekusi awal.
Tim lapangan turut menyasar kawasan Demak-Godong, perbatasan Singget-Doplang-Cepu, Kuwu-Galeh, dan Galeh-Ngrampal. Pekerjaan serupa mengarah melintasi Sirampog-Bumiayu, Jalur Penyelamat Kalijambe, serta Batas Kota Salatiga-Kedungjati.
Dinas PUPR juga membidik jalur Pati-Tayu, Jepara-Kudus, Patikraja–Kaliori, hingga Karanganyar-Tawangmangu-Kalisoro untuk program rehabilitasi. Pemerintah provinsi merencanakan ratusan kilometer jalan ini untuk melancarkan mobilitas logistik dan warga pelaju setiap hari.

Fokus Anggaran Miliaran di Perbatasan
Satu titik yang menjadi sorotan khusus adalah jalur Randublatung–Cepu di Kabupaten Blora. Penanganan rute tengkorak ini memakan anggaran fantastis mencapai Rp 5,276 miliar dan kini sukses memasuki tahap pelelangan.
Kepala Dinas PUPR Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, memastikan dana jumbo itu mengalir untuk menangani kerusakan berat di wilayah Desa Kediren. Pihaknya kini terus meninjau ulang kesiapan desain teknis di lapangan.
“Kami akan mengevaluasi desain teknis agar tim lapangan bisa menambah panjang jalan sasaran perbaikan,” ujar Henggar.
Sebelumnya, pemerintah telah menggelontorkan Rp 19,92 miliar untuk jalur Singget-Doplang-Cepu sepanjang 2,6 kilometer. Intervensi anggaran ini membuktikan keseriusan daerah menuntaskan keluhan transportasi warga perbatasan.
Selain perombakan aspal, Dinas PUPR Jawa Tengah siap merehabilitasi jembatan penghubung antarkota yang vital. Pemerintah memasukkan Jembatan Dengkeng di Klaten, Jembatan Lusi di Purwodadi, hingga Jembatan Krompeng Batang ke dalam jadwal operasional 2026.
Eksekusi proyek miliaran rupiah ini memastikan rute jalan rusak Jateng diperbaiki sesuai standar tinggi sekaligus menjawab tuntas tuntutan masyarakat luas.
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.