Panduan Pemula: Cara Praktis Tanam Kangkung dalam Polibag
SEMARANG, Jatengdata.com– Bagi pemula, memulai tren agribisnis perkotaan sebaiknya tidak terburu-buru. Merujuk pada dokumen Petunjuk Teknis Inovasi Pertanian Perkotaan dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kementerian Pertanian, kangkung darat (Ipomoea reptans) menjadi komoditas uji coba terbaik. Kita bisa mencoba tanam kangkung dalam polibag yang memiliki tingkat keberhasilan tumbuh hingga 90 persen.
Selain perawatannya sangat mudah, tanam kangkung dalam polibag juga bisa dipanen hanya dalam kurun waktu 20 hingga 25 hari. Oleh karena itu, siklus panen cepat ini sangat ideal untuk memotivasi warga mewujudkan ketahanan pangan keluarga.
Selain kangkung, publikasi Pusat Perpustakaan dan Literasi Pertanian juga merekomendasikan komoditas genjah lain seperti bayam hijau atau lobak merah (red radish). Tanaman-tanaman ini sama-sama memiliki siklus panen singkat dan menuntut perawatan minim.
Berikut adalah tahapan praktis memulai budidaya tanam kangkung dalam polibag bagi pemula:
1. Persiapan Wadah dan Media Tanam
Siapkan polibag berukuran sedang (misalnya 30×30 cm). Kemudian, masukkan media tanam berupa campuran tanah gembur, arang sekam, dan pupuk kompos organik. Pastikan perbandingan ketiga bahan tersebut seimbang, yakni 1:1:1.
2. Proses Penyemaian Benih
Buatlah lubang kecil sedalam dua sentimeter pada permukaan media tanam. Selanjutnya, masukkan tiga hingga lima butir benih ke dalam setiap lubang. Setelah itu, tutup kembali permukaan lubang dengan lapisan tanah tipis agar benih aman dari hama.
3. Rutinitas Penyiraman
Siram tanaman dua kali sehari, yakni pada pagi dan sore hari. Pastikan air tidak menggenang di dalam wadah saat melakukan praktik tanam kangkung dalam polibag ini. Sebab, sirkulasi air yang burukakan membuat benih cepat membusuk sebelum sempat berkecambah.
4. Tahap Pemupukan Lanjutan
Setelah tanaman berumur sekitar 10 hari, tambahkan pupuk organik cair (POC) secukupnya. Langkah pemberian nutrisi tambahan ini akan mempercepat proses fotosintesis. Hasilnya, sayuran akan tumbuh jauh lebih lebat dan hijau.
5. Eksekusi Masa Panen
Pada hari ke-25, sayuran segar sudah siap Anda panen untuk hidangan keluarga. Cukup potong bagian pangkal batang dan sisakan sedikit akarnya di dalam tanah. Metode potong ini memungkinkan tanaman sayur bisa tumbuh kembali dengan cepat untuk panen berikutnya.
Melalui praktik sederhana ini, penerapan tanam kangkung dalam polibag menjadi semakin membumi di berbagai kalangan masyarakat. Pada akhirnya, langkah aplikatif ini akan sukses menekan pengeluaran rumah tangga secara masif dan berkelanjutan.
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.