10 Desa Wisata Jawa Tengah Terfavorit yang Layak Dikunjungi untuk Pengalaman Liburan Otentik

30 Mei 2026, 17:48 WIB • 4 menit baca
Tiga wisatawan wanita berhelm keselamatan dan jilbab berpose di jembatan gantung berpagar merah yang terpasang di dinding tebing berbatu vertikal yang masif dan terjal di Desa Wisata Sepakung, Kabupaten Semarang. Sisi tebing sebagian ditumbuhi tanaman hijau subur.
SERU DAN MENANTANG: Tiga wisatawan wanita menikmati sensasi adrenalin di jembatan gantung tebing di Desa Wisata Sepakung, Kabupaten Semarang. Destinasi ekstrem di ketinggian, seperti jembatan ini dan ayunan langit di Gumuk Reco, terus menarik kunjungan wisatawan generasi muda yang menyukai petualangan dan fotografi alam di pariwisata Jateng. (foto:Pemprov Jateng)

SEMARANG, Jatengdata.com – Pilihan destinasi pariwisata Jateng kini semakin beragam seiring dengan tingginya minat masyarakat terhadap liburan yang bernuansa alam dan kearifan lokal. Sejalan dengan itu, tren lonjakan kunjungan wisatawan secara domestik menunjukkan bahwa desa wisata Jawa Tengah saat ini sukses menjadi magnet baru. Tak hanya unik, destinasi ini sangat memikat perhatian masyarakat untuk melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan.

Adapun sebagai tempat wisata Jawa Tengah yang menawarkan keunikan tersendiri, desa wisata memberikan keleluasaan eksklusif bagi para pengunjung. Khususnya, untuk menikmati edukasi sejarah, agrowisata, hingga turut melestarikan tradisi warga lokal.

Oleh karena itu, bagi Anda yang sedang menyusun strategi riset perjalanan atau rencana musim libur sekolah mendatang, artikel ini merangkum 10 desa wisata terpopuler dan terfavorit di Jawa Tengah.

Nah, untuk mencari rute secara akurat, warganet dapat langsung menggunakan alamat Google (Google Address) resmi masing-masing lokasi di bawah ini.

1. Desa Wisata Dieng Kulon (Kabupaten Banjarnegara)

Menonjolkan daya tarik sebagai ikon pariwisata pegunungan, Dieng Kulon menawarkan pesona Kawah Sikidang dan Kompleks Candi Arjuna. Selain itu, udara dingin khas dataran tinggi di kawasan ini juga sangat memukau. Tak heran, desa ini konsisten menyumbang angka kunjungan wisatawan terbesar di Jateng setiap tahunnya.

2. Desa Wisata Lerep / Sekukusan (Kabupaten Semarang)

Berdiri di lereng Gunung Ungaran, desa wisata mandiri ini sangat terkenal dengan ekowisatanya yang asri. Di samping itu, destinasi ini juga memiliki Pasar Kuliner Tradisional Jadoel. Bahkan, pengunjung wajib membeli aneka jajanan pasar autentik tersebut menggunakan kepingan uang koin dari kayu.

3. Desa Wisata Candirejo (Kabupaten Magelang)

Berperan sebagai penyangga Candi Borobudur, Candirejo mengajak pengunjung berkeliling menaiki andong (dokar). Melalui aktivitas ini, wisatawan dapat langsung meresapi kehidupan agraris masyarakat sekitar. Tidak hanya itu, Anda juga berkesempatan belajar gamelan dan menyusuri bentang alam pedesaan Jawa yang sesungguhnya.

4. Desa Wisata Karangrejo (Kabupaten Magelang)

Menyajikan pemandangan matahari terbit yang spektakuler dari Punthuk Setumbu, Karangrejo sukses memikat banyak turis. Lebih dari itu, kawasan ini juga menawarkan fasilitas Balkondes (Balai Ekonomi Desa) bergaya arsitektur Jawa klasik. Pada gilirannya, wisatawan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal untuk area rekreasi sekaligus penginapan keluarga.

5. Desa Wisata Kandri (Kota Semarang)

Menjadi percontohan desa wisata urban, Kandri mengelola wisata Goa Kreo dan Waduk Jatibarang dengan sangat profesional. Sebagai buktinya, tempat ini membebaskan pengunjung menikmati atraksi budaya lokal di tengah rindangnya wilayah Gunungpati. Dengan demikian, wisatawan tidak perlu repot bepergian jauh dari pusat kota.

6. Desa Wisata Krikilan / Sangiran (Kabupaten Sragen)

Menempati area langsung di dalam kawasan Situs Manusia Purba Sangiran, destinasi wisata Krikilan menjelma sebagai surga bagi edukasi prasejarah. Terlebih lagi, lingkungan ini memfasilitasi turis untuk mengeksplorasi jejak peradaban awal nusantara. Tentu saja, hal ini disajikan secara visual melalui museum yang sangat interaktif.

7. Desa Wisata Sepakung (Kabupaten Semarang)

Bagi para pecinta adrenalin dan fotografi alam, Sepakung merupakan destinasi yang wajib pengunjung masukkan ke dalam daftar perjalanan. Sebab, kehadiran Gumuk Reco dengan ayunan langit serta jembatan kaca di tebing curam sangatlah menantang. Akibatnya, destinasi ini terus mendulang popularitas viral di kalangan anak muda.

8. Desa Wisata Conto (Kabupaten Wonogiri)

Mengandalkan kekayaan alam seperti Goa Resi dan panorama perbukitan sayur yang menyejukkan mata, Conto perlahan muncul sebagai mutiara pariwisata di wilayah selatan Jawa Tengah. Sebagai tambahannya, pengelola turut menawarkan pengalaman berkemah eksklusif. Pastinya, pengalaman tersebut akan menjadi momen rekreasi yang tak terlupakan.

9. Desa Wisata Karangtengah (Kabupaten Banyumas)

Keindahan Curug Cipendok memancarkan daya tarik utama di wilayah Cilongok ini. Oleh sebab itu, wisatawan yang menyukai petualangan bebas pasti akan sangat menikmati suasananya. Terutama, kesejukan udara khas lereng Gunung Slamet yang berpadu sempurna dengan nuansa hutan tropis.

10. Joglo Mangrove Desa Wisata Pandansari (Kabupaten Brebes)

Mengedepankan pelestarian ekologi pesisir, kawasan wisata Pandansari menyajikan hamparan ekowisata mangrove yang menawan. Menariknya lagi, destinasi yang sangat rimbun ini amat cocok memfasilitasi berbagai aktivitas rekreasi ringan. Sebagai contoh, wisatawan bisa menyusuri jembatan kayu, mengelilingi perairan, hingga bersantai di area joglo.

Segera manfaatkan fitur peta digital di gawai Anda dan siapkan agenda perjalanan terdekat. Ayo, jadikan sepuluh desa wisata Jawa Tengah di atas sebagai prioritas rute destinasi healing terbaik Anda!

Kontributor: Muhammad Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.