Pertemukan 30 Investor VIP, Pemprov Genjot Target Investasi Jawa Tengah Lewat CJIBF 2026
SEMARANG, jatengdata.com Pemerintah Provinsi Jawa Tengah segera menggelar pertemuan empat mata (one-on-one meeting) dengan 30 penanam modal skala besar guna mengamankan komitmen pendanaan. Langkah proaktif ini memprioritaskan penyepakatan dokumen komitmen awal di tengah gelaran bisnis CJIBF pada 11-12 Mei mendatang.
Langkah agresif ini dieksekusi melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng. Fasilitasi pertemuan langsung antara pemilik modal dan pelaku usaha lokal ini tentu tidak sekadar seremoni biasa.
Otoritas penanaman modal sebelumnya telah menyeleksi ketat para calon penuang dana tersebut. Selanjutnya, pemerintah daerah akan memandu proses negosiasi secara intensif demi memastikan keseriusan pemodal.

Fokus Pertemuan Empat Mata
Pendekatan spesifik menjadi kunci utama keberhasilan ekosistem penanaman modal tahun ini. Kepala DPMPTSP Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, menegaskan komitmen institusinya untuk mengawal proses ini hingga tahap akhir.
“Untuk investornya sudah terdata sekitar 30, dan ini akan kami tindak lanjuti melalui one-on-one meeting. Kami sudah melakukan verifikasi, dan sebagian sudah menunjukkan kepeminatan,” ujar Sakina.
Oleh karena itu, pemerintah menaruh harapan besar agar forum bisnis ini segera membuahkan hasil nyata. Target utamanya mencakup penerbitan dokumen komitmen investasi awal atau letter of interest (LoI) secara tertulis.
Manuver Lintas Provinsi
Sementara itu, penyelenggara juga menyiapkan amunisi tambahan guna mempertahankan ketertarikan pasar. Panitia CJIBF 2026 turut memamerkan 75 pelaku usaha unggulan hasil kurasi Bank Indonesia.
Selain membidik sektor swasta, pemerintah provinsi secara cerdas memanfaatkan jaringan diplomasi antardaerah. Terlebih lagi, acara ini berjalan paralel dengan agenda Rapat Kerja Gubernur Mitra Praja Utama (MPU).
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan jajarannya agar mengoptimalkan kehadiran 10 kepala daerah tersebut. “Udah bagus. Itu kan bareng dengan acara Gubernur MPU, coba diatur sekalian agar bisa diajak ke acara CJIBF,” ujar Luthfi.
Dengan demikian, skema integrasi ini akan memperluas peluang kerja sama komersial lintas yurisdiksi. Hasil akhirnya, geliat investasi Jawa Tengah dan perluasan pasar domestik dapat meroket secara bersamaan.
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.