Layanan Kesehatan Gratis Unsoed Bawa Dokter Spesialis ke Pelosok Banyumas

25 Juli 2026, 23:35 WIB • 2 menit baca
Dokter spesialis dari RSGMP Unsoed melakukan pemeriksaan gigi anak dalam layanan kesehatan gratis Unsoed melalui Program SPELLING di Kedungbanteng, Banyumas.
KEDUNGBANTENG – Tim dokter spesialis dari Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) Unsoed tengah memeriksa kesehatan gigi seorang anak di Balai Desa Dawuhan Kulon, Banyumas. Kegiatan ini merupakan bagian dari layanan kesehatan gratis Unsoed melalui Program SPELLING (Spesialis Keliling) yang bertujuan mendekatkan akses fasilitas medis bagi masyarakat pedesaan

BANYUMAS, Jatengdata.com – Wajah-wajah penuh harap memadati Balai Desa Dawuhan Kulon, Kecamatan Kedungbanteng pada Rabu (22/7/2026). Hai tu, jarak puluhan kilometer menuju rumah sakit kota tak lagi menjadi hambatan berkat hadirnya layanan kesehatan gratis Unsoed. Melalui terobosan luar biasa ini, senyum kelegaan terpancar dari ratusan warga desa yang akhirnya bisa berkonsultasi langsung dengan pakar kesehatan tanpa perlu memikirkan biaya.

Balai desa yang biasanya hanya menjadi pusat administrasi, kini berubah menjadi pusat harapan hidup sehat. Warga dari berbagai kelompok usia tampak antusias menanti giliran. Mereka tak perlu lagi memikirkan ongkos mahal atau rujukan berbelit untuk bertemu tenaga medis ahli. Inilah keajaiban kecil dari kolaborasi apik antara Puskesmas Kedungbanteng dan institusi pendidikan tinggi tersebut.

Inovasi yang mengusung nama Program SPELING (Spesialis Keliling) ini sukses mendobrak dinding kesulitan akses medis pedesaan. Kolaborasi ini menerjunkan lima pakar langsung ke lapangan, mulai dari spesialis penyakit dalam, anak, obstetri dan ginekologi, hingga pakar konservasi dan periodonsia gigi. Semuanya hadir menyapa warga desa dengan pelayanan paripurna.

Menariknya, sebuah Mobil Dental megah terparkir gagah di halaman balai desa. Fasilitas bergerak andalan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) Unsoed ini memungkinkan warga mendapatkan perawatan gigi langsung di tempat, seolah memindahkan ruang praktik modern ke tengah perkampungan. Gebrakan dokter spesialis keliling ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan berkualitas bukanlah kemewahan eksklusif warga perkotaan.

Kerjasama dengan Pemprov Jateng

Melihat antusiasme warga yang luar biasa, Direktur RSGMP Unsoed, drg. Irfan Dwiandhono, Sp.KG., M.Biomed, memberikan pandangannya. Ia menjelaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan dorongan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk lebih merangkul masyarakat pedesaan.

“Berbagai layanan yang disediakan oleh para dokter spesialis bertujuan untuk mendeteksi secara dini berbagai penyakit, seperti penyakit kronis, kanker, kehamilan berisiko tinggi, penyakit gigi dan mulut, serta tuberkulosis (TBC),” ungkap drg. Irfan di tengah kesibukannya melayani warga.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehadiran para pakar medis di desa ini memotong kompas birokrasi rujukan yang kerap menyita waktu. Optimalisasi layanan kesehatan gratis Unsoed memastikan masyarakat memperoleh penanganan medis secara cepat dan tepat sasaran. Deteksi dini menjadi kunci utama agar potensi penyakit berat bisa dicegah atau ditangani lebih awal.

Ketika para dokter spesialis keliling dari RSGMP Unsoed terus menyapa dari satu desa ke desa lainnya, maka cita-cita mewujudkan masyarakat tangguh yang sehat secara preventif dan kuratif akan terus hidup. Layanan kesehatan gratis Unsoed telah membuktikan bahwa kepedulian yang tulus selalu mampu menjangkau sejauh apa pun jaraknya.

Kontributor: Raihan
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.