Lautan 16 Ribu Mahasiswa Baru Undip Bikin Merinding di Stadion Tembalang
SEMARANG, Jatengdata.com – Ribuan pasang tangan berpeluh serentak terangkat ke udara, menahan lembaran kertas warna-warni di bawah terik langit Tembalang. Dari ketinggian, hamparan rumput Stadion Undip seketika bertransformasi menjadi kanvas raksasa berlatar biru cerah yang memamerkan tulisan tegas “DESIGN YOUR PATH”. Pemandangan megah ini menyatukan 16 ribu mahasiswa baru Universitas Diponegoro (Undip) dalam puncak Orientasi Diponegoro Muda (ODM) 2026, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Mengusung tema “Design Your Path, Define Your Future”, ajang ini menjadi ruang awal bagi Diponegoro Muda untuk mengenali diri, mengeksplorasi potensi, dan menentukan arah perjalanan masa depan.
Keceriaan ribuan mahasiswa mengalir sejak awal acara saat mereka berkumpul mengenakan seragam bernuansa hangat bersama maskot kampus. Suasana kian membakar semangat saat tim penampil menyajikan pertunjukan Pathaswara. Melalui perpaduan tarian tradisional, formasi Paskibra yang presisi, dan bela diri yang dinamis, kolaborasi seni ini menggambarkan perbedaan tujuan serta cara membangun masa depan.
Ruang Bertumbuh dan Nilai Perjuangan
Ketua ODM Undip 2026, Jovan Manuel Chevaz, menegaskan makna tema kegiatan di hadapan ribuan peserta. Ia meyakini bahwa setiap mahasiswa memiliki jalan yang berbeda. Mahasiswa dapat berkembang melalui riset, organisasi, kompetisi, pengabdian, kewirausahaan, hingga karya dan inovasi.
“Apapun jalan yang akan dipilih oleh adik-adik nantinya, semuanya akan berawal dari suatu keberanian untuk menentukan arah sejak hari ini. Di Universitas Diponegoro tersedia begitu banyak ruang dan kesempatan untuk mahasiswa dapat berkembang. Maka sebagai Diponegoro Muda, mari manfaatkan setiap kesempatan yang ada,” ujarnya.
Adapun Ketua BEM Undip 2026, Nur Maajid Taufiqurrahman, turut menyuarakan pesan senada. Ia mengajak Diponegoro Muda berani menghadapi proses dan menjalani perjalanan sebagai mahasiswa guna meneruskan semangat perjuangan Pangeran Diponegoro.
Sementara itu, Rektor Undip, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., mengajak mahasiswa mempertahankan nilai-nilai keteladanan pahlawan. Ia mendorong mahasiswa mengembangkan potensi diri dan menaruh kepedulian terhadap masyarakat. Rektor menekankan pentingnya mahasiswa berkembang menjadi versi terbaik dari diri mereka.
“Undip akan terus mendukung semua proses pendidikan yang ada di kita semua dengan sebaik-baiknya dan mudah-mudahan Undip bisa digging the best version of all of you. Mudah-mudahan versi terbaik dari kalian bisa berkembang terus bersama Universitas Diponegoro,” ujarnya.
Selain itu, Rektor juga berpesan agar mahasiswa baru bijak memakai media sosial. Ia meminta mahasiswa memanfaatkan ruang digital untuk berbagi kebaikan, optimisme, dan karya bermanfaat.
Parade Lengkap dan Sorotan Xaviera Putri
Rangkaian acara berlanjut mengenalkan keberagaman ekosistem kemahasiswaan Undip lewat Parade. Panitia menampilkan mahasiswa berprestasi, unit kegiatan mahasiswa (UKM), organisasi daerah, hingga berbagai elemen kemahasiswaan lainnya. Pawai ini mengenalkan profil lulusan Undip Complete, yakni communicator, professional, leader, entrepreneur, thinker, dan educator, yang mendorong mahasiswa tumbuh adaptif, berintegritas, dan siap berkontribusi nyata.
Panitia juga menyajikan PKM Expo bertema “PKM Pathways”. Mahasiswa baru menjelajahi Path of Research, Path of Creativity, Path of Future Vision, Path of Community Impact, dan Path of High Tech melalui stan interaktif dan permainan edukatif.
Pesan penentuan arah hidup kian mendalam dalam sesi Dipscussion bertajuk “The Path Is Yours: Mengenali Diri, Menentukan Pilihan, Menciptakan Masa Depan”. Sesi ini menghadirkan Xaviera Putri, content creator dan penulis lulusan KAIST, Korea Selatan, yang dikenal lewat ajang Academic Clash of Champions. Xaviera mengajak mahasiswa baru menentukan prioritas dan memanfaatkan masa awal perkuliahan untuk bereksplorasi.
“Jangan takut untuk eksplorasi sebanyak mungkin. Menurut aku, tahun pertama dan kedua itu waktu yang tepat banget untuk ketemu banyak orang. Cari tahu interest kalian tuh di apa aja, ikut banyak organisasi, banyak lomba. Dan cari apa yang bikin kalian merasa seperti diri kalian,” tutur Xaviera.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak menghabiskan waktu dengan membandingkan diri dengan pencapaian orang lain.
“Jangan habiskan waktu kalian untuk merenungi kehidupan orang lain. Tapi gunakan waktu itu untuk merancang jalan hidup kalian sendiri,” tambahnya.
Panitia kemudian memperkuat pesan tersebut lewat drama musikal Mahakarya berjudul “Arah atau Arus”. Pementasan ini mengajak mahasiswa menentukan arah sesuai tujuan dan nilai yang diyakini, bukan sekadar mengikuti arus.
Puncak Spektakuler Mozaik 3.600 Mahasiswa
Memasuki atraksi puncak, seisi stadion bergemuruh saat 3.600 mahasiswa baru menyajikan formasi mozaik bertingkat. Ribuan pasang tangan kompak mengangkat kertas aneka warna ke udara. Kamera drone merekam kanvas berlatar biru cerah dengan aksen awan putih, sudut merah, dan ikon pin lokasi navigasi.
Tepat di tengah lapangan, mahasiswa merangkai teks berenergi tinggi: “DESIGN” putih, “YOUR” kuning menyala, dan “PATH” putih tegas. Formasi ini mengangkat proses mengenali diri, menerima proses, serta menjadikan ilmu, pengalaman, dan nilai sebagai bekal. Mozaik spektakuler ini membawa pesan utama ODM 2026: setiap pilihan menjadi penentu arah dalam mengukir masa depan.
Grup musik Yovie & Nuno akhirnya menutup perhelatan akbar ini lewat deretan lagu manis. Melalui seluruh rangkaian kegiatan, ODM 2026 menyambut keluarga mahasiswa baru Undip sekaligus membuka ruang bereksplorasi menuju masa depan.
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.