Besok, Operasi Modifikasi Cuaca Padamkan TPA Putri Cempo Surakarta

8 September 2026, 10:32 WIB • 2 menit baca
Kepala BPBD Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan memegang mikrofon saat memberikan rilis media mengenai jadwal Operasi Modifikasi Cuaca untuk memadamkan kebakaran TPA Putri Cempo Surakarta.
Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, memberikan keterangan pers terkait rencana pengerahan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan yang akan dimulai besok, Rabu (9/9/2026), untuk mempercepat pemadaman api di TPA Putri Cempo, Surakarta. (Foto: Humas Pemprov).

SEMARANG, Jatengdata.com – Upaya pemadaman kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Surakarta, memasuki babak baru. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan BNPB menjadwalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan mulai besok, Rabu (9/9/2026), guna menjinakkan api yang masih menyala pada hari kelima.

Tim gabungan mencatat luasan area terdampak tahun ini lebih besar ketimbang insiden serupa pada 2023.. Pemprov Jateng mengambil langkah OMC demi mempercepat penanganan dan menekan paparan asap yang berpotensi mengganggu kesehatan warga sekitar lokasi.

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menjelaskan tim gabungan telah berupaya maksimal menembus titik api lewat jalur darat, khususnya pada area yang sulit dijangkau armada reguler.

“Segala cara digunakan, baik itu dari jalur darat maupun jalur udara. Di hari pertama kita menggunakan jalur darat, dan selanjutnya kita dibantu Polda Jateng dengan menggunakan water bombing,” ujar Bergas seusai rilis media di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Senin (7/9/2026).

Menanti Awan Potensial

Eksekusi hujan buatan ini sangat bergantung pada kondisi atmosfer di atas kawasan Surakarta. Bergas menyebut tim lapangan sudah mulai melihat potensi awan penyemai hujan.

“Kalau kita lihat sudah ada awan-awan yang mungkin bisa membantu berkaitan dengan operasi modifikasi cuaca, selain water bombing tadi,” kata Bergas.

Pemerintah menjadwalkan operasi penyemaian awan berlangsung pada 9 hingga 10 September.. Sembari menunggu cuaca ideal untuk eksekusi besok, petugas terus memadamkan api secara konvensional dan mempertahankan intensitas water bombing.

Target Lebih Cepat dari 2023

Pemprov Jawa Tengah menargetkan pemadaman tahun ini rampung jauh lebih cepat dari rekor sebelumnya. Tiga tahun lalu, butuh waktu hingga 24 hari untuk memadamkan total kebakaran di TPA Putri Cempo.

“Kalau kita mengacu di tahun 2023 pada saat Putri Cempo terbakar juga, waktu penanganannya 24 hari. Ini masuk hari kelima. Harapannya bisa lebih cepat,” ujar Bergas.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, telah meninjau langsung penanganan lokasi pada akhir pekan lalu. Ia menginstruksikan seluruh elemen dari Pemprov Jawa Tengah, Pemkot Surakarta, TNI, dan Polri bergerak terpadu.

“Ini harus tuntas, makin cepat makin bagus,” tegas Ahmad Luthfi.

Langkah mitigasi kesehatan bagi masyarakat di sekitar kawasan TPA berjalan paralel dengan upaya pemadaman. Tim gabungan bersiaga membagikan masker, memberikan layanan medis, serta mendukung kebutuhan logistik selama proses penanganan kebakaran ini berlangsung.

Kontributor: Raihan Dwi Azile Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.