Dorong Ekonomi Desa, Pembangunan Jalan Wisata Jateng Segera Dipercepat
PATI, Jatengdata.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kini menjadikan pembangunan infrastruktur jalan menuju destinasi liburan sebagai sasaran utama. Langkah ini bertujuan memacu pertumbuhan ekonomi lokal.
Rencana strategis ini mengemuka saat peresmian proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025. Acara tersebut berlangsung secara virtual dari Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026).
Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung peresmian ini dari Sampang. Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turut menghadiri acara tersebut secara daring.
Dalam kesempatan itu, Pemprov Jateng menetapkan jalan wisata Jateng sebagai target utama pembangunan untuk usulan IJD berikutnya. Kebijakan strategis ini muncul setelah pemerintah melihat dampak positif IJD tahap sebelumnya.
Pembangunan jalan terbukti memperlancar mobilitas warga. Langkah ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan Jateng di tengah keterbatasan anggaran daerah.
“Adanya Inpres Jalan Daerah akan membantu kabupaten/kota maupun provinsi, sebagaimana instruksi Presiden untuk menumbuhkan ekonomi baru dari pedesaan sampai kota,” ujar Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
Selanjutnya, Pemprov Jateng telah menyusun rencana usulan IJD untuk tahun anggaran 2027. Mereka merencanakan penanganan jalan sepanjang 36,30 kilometer. Pemerintah juga akan membangun jembatan sepanjang 249,70 meter.
Genjot Infrastruktur Desa Wisata
Usulan infrastruktur pariwisata tersebut secara khusus membidik titik-titik pertumbuhan baru. Program ini turut menyasar pengembangan berbagai desa wisata Jateng.
Melalui langkah ini, pemerintah berharap perbaikan akses bisa menarik lebih banyak wisatawan ke daerah. “Prioritasnya jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, dan potensi ekonomi baru,” tegas Luthfi terkait arah kebijakan infrastrukturnya.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas terkait pemerataan konektivitas. Pemerintah pusat berkomitmen penuh untuk menghapus hambatan akses bagi masyarakat pedesaan.
“Tidak boleh ada daerah yang tertinggal hanya karena akses terbatas. Biaya distribusi juga akan lebih murah kalau ada konektivitas antara pusat produksi dan tempat-tempat pemukiman,” kata Presiden Prabowo.
Sinergi erat antara pemerintah pusat dan daerah ini akan mempercepat pemerataan konektivitas. Akses jalan wisata Jateng yang memadai tentu memperkuat fondasi ekonomi masyarakat luas.
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.