Dipercaya China, Walisongo Halal Center Unjuk Gigi Latih SDM Syariah Global

20 Oktober 2026, 14:46 WIB • 2 menit baca
Tangkapan layar suasana pelatihan daring Sharia Board International Training oleh Walisongo Halal Center UIN Walisongo bagi peserta SDM syariah dari China.
PELATIHAN HALAL INTERNASIONAL – Rektor UIN Walisongo Prof. Musahadi (kanan atas) beserta jajaran pimpinan Walisongo Halal Center (WHC) berinteraksi dengan puluhan delegasi lembaga sertifikasi halal China dalam Sharia Board International Training secara daring. Kampus hijau ini memfasilitasi agenda lintas negara pada 14–15 Oktober 2026 tersebut guna mendidik pakar syariah dan memperkuat ekosistem halal global. (Foto: Dok. UIN Walisongo/Jatengdata.com)

SEMARANG, Jatengdata.com – Kepercayaan dunia internasional terhadap institusi pendidikan Islam Indonesia kian menguat. Walisongo Halal Center (WHC) UIN Walisongo Semarang sukses mendapat mandat strategis guna melatih sumber daya manusia (SDM) syariah dari negara China melalui pelatihan daring pada 14 hingga 15 Oktober 2026. Langkah progresif ini membuktikan kepakaran kampus hijau tersebut dalam memimpin ekosistem halal global.

Perwakilan dari Shandong Halal Certification dan Al-Baqara Certification, China, mengikuti program bertajuk Sharia Board International Training tersebut secara antusias. Rektor UIN Walisongo Semarang Prof. H. Dr. Musahadi, M.Ag. membuka pelatihan ini secara langsung.

Institusi ini memproyeksikan kegiatan tersebut sebagai ajang unjuk gigi kualitas pakar halal Indonesia di mata dunia. Mereka bertujuan mendukung penyelenggaraan sertifikasi halal pada lembaga luar negeri agar selalu selaras dengan sistem Jaminan Produk Halal (JPH) Indonesia.

Saat memberikan sambutan, Rektor UIN Walisongo menekankan pentingnya peran perguruan tinggi Islam dalam membangun peradaban ekosistem halal bertaraf internasional.

“UIN Walisongo Semarang melalui Walisongo Halal Center berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan ekosistem halal global. Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat kompetensi sumber daya manusia syariah sekaligus membangun kerja sama lintas negara,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Walisongo Halal Center Dr. H. Amir Tajrid, M.Ag. turut memberikan arahan tegas kepada para peserta mancanegara. Ia memaparkan urgensi kompetensi syariah dalam penyelenggaraan sistem sertifikasi secara utuh. Menurutnya, pakar syariah memegang peran teramat penting guna memastikan setiap proses sertifikasi mematuhi prinsip syariat Islam serta standar operasional.

“Kompetensi SDM syariah menjadi aspek penting dalam penyelenggaraan sertifikasi halal. Pemahaman yang baik mengenai prinsip-prinsip syariat Islam diperlukan agar proses sertifikasi tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga memperhatikan kesesuaian dengan ketentuan halal yang berlaku,” jelasnya.

Penyelarasan Prinsip Syariah dan Tata Kelola Global

Tim fasilitator WHC merancang materi khusus guna memacu kapasitas calon SDM syariah mancanegara selama dua hari penuh. Para ahli memfokuskan pembelajaran pada prinsip halal, penilaian kesesuaian syariah, serta tata kelola sertifikasi tingkat internasional. Kehadiran delegasi asal negeri tirai bambu ini otomatis membuka ruang kolaborasi lintas negara yang jauh lebih luas.

Melalui terobosan ini, Walisongo Halal Center terus berupaya merentangkan sayap kepakaran kampus tersebut. Mereka konsisten menularkan ilmu pengetahuan, mendongkrak kapasitas teknis SDM syariah, serta menghadirkan layanan prima yang merangkul pasar global.

Kontributor: Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.