Peringati Hari Buruh 2026 Hari Ini,Jateng Pilih Jalan Sehat Ketimbang Aksi Jalanan

1 Mei 2026, 10:46 WIB • 2 menit baca
Peringati Hari Buruh 2026 Hari Ini,Jateng Pilih Jalan Sehat Ketimbang Aksi Jalanan
Perwakilan serikat buruh FSPMI Semarang memberikan keterangan terkait komitmen peringatan Hari Buruh 2026 yang kondusif melalui jalur dialogis di Jawa Tengah.

SEMARANG, Jatengdata.com – Tepat pada perayaan May Day hari ini (1/5), elemen pekerja di Jawa Tengah merealisasikan kesepakatan untuk mengisi Hari Buruh dengan kegiatan komunal seperti sarasehan dan jalan sehat. Pergeseran tren dari aksi turun ke jalan ini merupakan hasil dialog intensif antara otoritas provinsi dan 78 perwakilan serikat buruh beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sebelumnya telah mengarahkan serikat buruh agar mengisi momentum tahunan ini dengan agenda positif. Langkah tersebut bertujuan menjaga stabilitas hubungan industrial antarpemangku kepentingan. Sebab, ketertiban wilayah terbukti menjadi syarat mutlak bagi pertumbuhan investasi dan ekonomi lokal.

“Pada peringatan May Day nanti, mari adakan kegiatan yang konstruktif tanpa mengurangi hakikat May Day itu sendiri. Yaitu, dengan cara menjaga hubungan industrial yang kondusif,” pesan Luthfi saat menemui perwakilan buruh jelang hari perayaan.

Pergeseran Tren Perayaan

Sebagai langkah awal, pemerintah provinsi telah memfasilitasi pertemuan pramediasi dengan 78 perwakilan serikat buruh. Melalui forum tersebut, kedua belah pihak menyepakati format baru dalam menyuarakan aspirasi. Alhasil, tuntutan kesejahteraan tetap tersalurkan secara maksimal lewat jalur dialogis yang kondusif hari ini.

Infografis transformasi wajah baru perayaan Hari Buruh 2026 di Jawa Tengah, yang menyoroti pergeseran tren dari aksi demonstrasi ke jalan sehat dan dialog konstruktif.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Jateng, Ahmad Aziz, memastikan perubahan pola perayaan tersebut benar-benar terealisasi di lapangan. Pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan berbagai elemen buruh di seluruh kabupaten dan kota. Sehingga, massa serikat mantap mengalihkan aksi turun ke jalan menjadi kegiatan komunal yang bermanfaat.

“Kami sudah koordinasi dan mengajak teman-teman buruh, pada May Day nanti akan ada banyak acara yang diselenggarakan di daerah masing-masing,” ujar Ahmad Aziz dalam keterangan sebelumnya.

Puncak peringatan Hari Buruh 2026 hari ini pun berpusat pada sarasehan interaktif di berbagai titik. Selain itu, elemen buruh juga menginisiasi agenda jalan sehat bersama keluarga. Pada akhirnya, pendekatan inklusif ini sukses menguatkan citra aman bagi iklim usaha di wilayah Jawa Tengah.

Editor: Muhammad Raihan Dwi Aziel Aziz
Sumber: Pemprov Jateng
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.