Cetak Sejarah Asian Games 2026, 4 Atlet Takraw Jateng Berikan Kebanggaan di Semarang

6 Oktober 2026, 08:10 WIB • 3 menit baca
Tiga atlet takraw Jateng peraih medali Asian Games 2026 berkalung bunga berfoto bersama pengurus KONI dan Dispora Jateng membentangkan spanduk penyambutan di Bandara Ahmad Yani Semarang.
KEBANGGAAN JATENG: Tiga pahlawan olahraga sepak takraw Jawa Tengah peraih medali Asian Games 2026 Aichi-Nagoya berfoto bersama jajaran pengurus KONI, Dispora, dan PSTI Jateng usai prosesi pengalungan bunga setibanya di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Senin (5/10/2026). (foto; humas Pemprov).

SEMARANG, Jatengdata.com – Empat pahlawan olahraga penyumbang medali Asian Games 2026 untuk Indonesia akhirnya menginjakkan kaki di kampung halaman. Keempat atlet takraw Jateng ini sukses menorehkan prestasi gemilang di Aichi-Nagoya, Jepang. Ratusan warga dan pejabat menyambut mereka dengan sangat meriah saat mendarat di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Senin (5/10) siang.

Ketiga pahlawan olahraga yang tiba di Semarang meliputi Yudha Aswinatama (Demak) peraih medali perak nomor quadrant event putra, Dini Mitasari (Jepara) peraih perunggu tim putri, serta M Ubaidur Rohman (Jepara) penyumbang perunggu beregu putra.

Sementara satu atlet takraw Jateng lainnya, Frisca Kharisma asal Banyumas peraih perunggu nomor quadrant event putri, memilih kereta api untuk pulang secara terpisah.

Jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jateng, serta Pengprov Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jateng langsung menyambut kehadiran para pahlawan olahraga ini. Para pejabat mengalungkan bunga langsung ke leher para atlet sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan mereka mengangkat nama Indonesia pada ajang multicabang paling bergengsi se-Asia.

Apresiasi Tinggi dari KONI dan Dispora Jateng

Sekretaris Umum KONI Jateng, Budi Santoso, hadir mewakili Ketua Umum Sujarwanto Dwiatmoko. Ia menyampaikan rasa syukur atas kontribusi besar atlet takraw Jateng bagi kontingen Merah Putih.

“KONI Jateng memberikan apresiasi yang luar biasa kepada para atlet sepak takraw yang meraih medali pada Asian Games lalu,” ujar Budi Santoso.

“Prestasi mereka tentu menjadi pemicu KONI Jateng untuk membina atlet yang lebih baik lagi agar ke depannya bisa berprestasi di ajang yang lebih tinggi seperti Olimpiade,” sambungnya.

Kepala Dispora Jawa Tengah, Aria Chandra Destianto, turut merasa bangga. Ia memuji Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jawa Tengah yang berhasil mendidik para atlet ini sehingga mereka mampu membuktikan diri sebagai jawara sejati.

Curhat Atlet Hadapi Ketatnya Persaingan

Para atlet menyimpan cerita perjuangan luar biasa di balik kilau medali Asian Games 2026. Yudha Aswinatama baru saja melakoni debutnya pada level Asia. Ia merasa bersyukur sekaligus menjadikan momen ini sebagai batu loncatan kariernya.

“Tentu saja saya sangat bangga. Karena ini kali pertama saya mengikuti Asian Games dan langsung dapat medali. Tapi, saya tidak akan berpuas diri. Karena di ajang ini persaingannya sangat sengit. Dari Asian Games ini saya bisa mengambil pelajaran dan pengalaman berharga untuk memperbaiki diri,” ujar Yudha Aswinatama.

Sementara itu, Dini Mitasari mengungkapkan kerasnya persaingan melawan raksasa takraw Asia seperti Thailand dan Korea Selatan. Ia bersama tim harus berjuang keras mengingat masa persiapan mereka sangat mepet.

“Kita persiapan menghadapi Asian Games ini cuma tiga bulan. Padahal, sebelum-sebelumnya persiapan kita bisa sampai 10 bulan. Tapi alhamdulillah masih bisa meraih medali. Untuk ke depannya, agar kita bisa bersaing dengan negara lain, butuh persiapan yang lebih matang,” kata Dini.

Modal Berharga Tatap PON 2028

Ketua PSTI Jateng, Agung Hariyadi, menilai capaian empat medali Asian Games 2026 ini membuktikan kemampuan tim sepak takraw mempertahankan tradisi juara. Ia sangat optimis kesuksesan di Jepang akan menjadi modal berharga bagi timnya saat menatap ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 kelak.

“Kita sangat siap sekali menghadapi PON mendatang. Bahkan, kami menargetkan tiga emas. Mudah-mudahan target tersebut terpenuhi sekaligus juga menjaga tradisi emas untuk Jateng,” kata Agung.

Sebagai informasi, kontingen Indonesia berhasil menempati peringkat ke-16 dengan perolehan total 39 medali (5 emas, 11 perak, 23 perunggu) hingga penutupan Asian Games 2026. Sangat membanggakan, atlet-atlet asal Jawa Tengah sukses menyumbangkan 11 medali dari total perolehan tersebut secara gemilang.

Kontributor: Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.