Jadi Rebutan Dunia, Pertumbuhan Ekonomi Jateng Dipicu Proyek Ini

9 Juni 2026, 09:58 WIB • 3 menit baca
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama CEO The Marq International Steven Wei membahas proyek investasi strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi jateng di Semarang.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (kiri) bersama CEO The Marq International SDN BHD, Steven Wei (kanan), saat memimpin rapat penjajakan investasi di sektor energi dan infrastruktur di Semarang, Senin (8/6/2026). Kolaborasi ini diproyeksikan menjadi motor penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi Jateng. (Foto: Pemprov Jateng)

SEMARANG, Jatengdata.com – Gelombang investasi asing kini mengalir deras ke jantung daratan Jawa setelah belasan negara maju secara agresif berebut menanamkan modal raksasa di berbagai koridor industri strategis. Fenomena rebutan modal internasional ini memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi jateng yang kian kompetitif di Asia Tenggara.

Delegasi The Marq International SDN BHD dari Kuala Lumpur baru saja menemui Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Semarang, Senin (8/6/2026). Pertemuan strategis ini berfokus pada penjajakan investasi besar di sektor energi terbarukan, pertanian modern, serta infrastruktur logistik. Masuknya modal segar ini memperkuat rantai pasok lokal sekaligus mengukuhkan tren pertumbuhan ekonomi jateng yang terus menanjak positif.

Komitmen Investasi Global dan Kemudahan Perizinan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyambut baik antusiasme tinggi dari para pemegang modal internasional tersebut. Sinergi ini dirancang untuk menciptakan lapangan kerja baru yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

“Terima kasih kepada delegasi investor yang ingin mengembangkan investasi di Jawa Tengah. Mereka melirik kawasan industri yang sudah ditetapkan, proyek pertanian, energi terbarukan, geothermal, dan sektor lainnya,” ujar Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Ahmad Luthfi menambahkan bahwa wilayahnya memiliki keunggulan kompetitif yang sangat kuat di mata dunia. Kondisi daerah yang kondusif serta ketersediaan tenaga kerja siap pakai menjadi daya tarik utama. Selain itu, jaminan kemudahan perizinan terbukti ampuh mendorong stabilitas dan pertumbuhan ekonomi jateng secara berkelanjutan.

Infografis pemetaan sektor strategis, jaringan investor global, dan infrastruktur logistik yang menjadi pemicu utama pesatnya pertumbuhan ekonomi jateng.
Peta kekuatan ekosistem bisnis dan sektor strategis masa depan Jawa Tengah yang menjadi daya tarik utama bagi investor global. Optimalisasi infrastruktur logistik terpadu diproyeksikan akan terus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Jateng secara masif. (Grafis: jatengdata.com)

Pengembangan Dry Port dan Sektor Strategis Daerah

Sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) turut memaparkan peluang kerja sama konkret dalam pertemuan tersebut. PT Jateng Petro Energi (JPEN) menawarkan proyek gas alam terkompresi (CNG) sebagai alternatif energi. Sementara itu, PT Jateng Agro Berdikari (JTAB) menyuguhkan potensi agribisnis, dan PT PRPP menawarkan modernisasi kawasan terpadu di Semarang.

Langkah ini juga mencakup penguatan jalur logistik melalui pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas. Pemprov Jateng bahkan telah menyiapkan infrastruktur penunjang berupa dry port di wilayah Batang dan Kendal. Keberadaan fasilitas modern ini diproyeksikan menjadi katalisator utama dalam mempercepat distribusi barang dan mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi jateng.

Kajian Lapangan untuk Realisasi Modal Asing

Ketertarikan investor global ini membuktikan bahwa kebijakan ekonomi daerah berjalan di jalur yang tepat. Jaringan bisnis internasional melihat Jawa Tengah sebagai mitra strategis jangka panjang di Asia Tenggara.

“Saya gembira karena Pak Gubernur sangat mendukung kerja sama ini. Tidak hanya dengan Malaysia, tetapi juga China, Korea, dan negara-negara lain yang terhubung dengan jaringan kami. Ini waktu yang tepat untuk investasi datang ke Jawa Tengah,” ujar CEO The Marq International SDN BHD, Steven Wei.

Sebagai langkah konkret, tim teknis bersama Jakarta Konsultan Grup segera melakukan peninjauan lapangan selama dua hari. Kajian mendalam ini bertujuan untuk memetakan potensi riil di sektor geotermal dan kawasan industri. Sinergi lintas negara ini diharapkan segera terealisasi guna memberikan kontribusi nyata bagi angka pertumbuhan ekonomi jateng di masa depan.

Kontributor: Muhammad Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.