Jateng Fair 2026 Siap Digelar, Omzet UMKM Ditargetkan Tembus Rekor Baru
SEMARANG, Jatengdata.com – PT PRPP Jawa Tengah bersiap mencetak rekor transaksi baru pada ajang Jateng Fair 2026 yang akan berlangsung 26 Juni hingga 5 Juli 2026 mendatang. Lewat okupansi stan yang telah menembus 74 persen sebulan sebelum pembukaan, penyelenggara optimistis acara ini mampu melampaui perputaran uang Rp4,5 miliar dari sektor UMKM dan pameran bisnis.
Target pengunjung ini melonjak tajam setelah panitia melihat kesuksesan luar biasa pada tahun sebelumnya. Pada edisi 2025 lalu, tingkat kedatangan masyarakat meroket hingga 300 persen atau sukses menyentuh angka 108.360 orang. Oleh karena itu, pihak penyelenggara kini berani mematok target ambisius sebanyak 300 ribu pengunjung.
Lonjakan pengunjung tersebut berdampak langsung pada peningkatan perputaran uang di lokasi pameran. Selanjutnya, transaksi bisnis sukses mencetak rekor fantastis dengan nilai mencapai Rp4,5 miliar. Angka triliunan ini mengalir deras dari tingginya daya beli masyarakat terhadap produk UMKM Jawa Tengah, festival kuliner, hingga berbagai layanan publik.
“Selama 10 hari pelaksanaan, kami menargetkan pengunjung mencapai 300 ribu orang,” ujar Direktur Utama PT PRPP Jateng, Shafigh Pahlevi Lontoh.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa lonjakan antusiasme publik yang tinggi ini memacu panitia untuk menyajikan perhelatan yang jauh lebih masif dan menguntungkan.
Okupansi Tenant Melonjak Cepat
Di samping target pengunjung, tingkat keterisian stan pameran juga menunjukkan tren bisnis yang sangat positif. Bahkan sebulan sebelum hari pembukaan, tingkat okupansi penyewa telah berhasil menembus angka 74 persen. Sementara itu, sebanyak 13 pemerintah kabupaten atau kota sudah memastikan diri untuk ikut ambil bagian.

Oleh sebab itu, pihak penyelenggara memastikan seluruh area pameran akan terisi penuh oleh peserta pameran. Mereka tidak hanya menyuguhkan hiburan semata, tetapi juga memadukan unsur ekonomi kreatif Jateng dan inovasi daerah secara apik untuk menarik minat investor.
“Tema yang kami usung tahun ini adalah Action for Transformation,” ujar Shafigh Pahlevi Lontoh.
Karenanya, ia menambahkan bahwa perwajahan pameran kini sengaja panitia ubah menjadi jauh lebih modern, tematik, dan mampu mewadahi berbagai potensi bisnis lokal.
Etalase Investasi Terbesar Daerah
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memproyeksikan ajang ini lebih dari sekadar pesta rakyat biasa. Mereka secara khusus menjadikan agenda rutin ini sebagai etalase investasi strategis. Selain itu, pemerintah mengandalkan acara tersebut sebagai motor penggerak utama sektor pariwisata lokal yang berkelanjutan.
Menariknya, panitia turut menyisipkan isu lingkungan hidup ke dalam rangkaian kegiatan pameran bisnis besar ini. Tentu saja, mereka menggabungkan kampanye pelestarian alam melalui program pelestarian pesisir yang melibatkan langsung masyarakat dan pelaku usaha.
“Ini menjadi platform kolaborasi masyarakat, pemerintah, dan swasta, untuk bergerak bersama dalam menjaga lingkungan,” ujar Shafigh.
Sebagai penutup, masyarakat dapat segera menikmati seluruh rangkaian acara pameran ekonomi dan hiburan ini. Anda bisa merujuk pada jadwal Jateng Fair 2026 yang akan berlangsung mulai 26 Juni sampai 5 Juli 2026. Akhirnya, penyelenggara sangat berharap perhelatan Jateng Fair 2026 ini mampu mengembalikan kejayaan kawasan PRPP sebagai pusat bisnis dan rekreasi terkemuka.
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.